Hukuman Mati Bagi Koruptor

Jumat, 26 Oktober 2012

Sumber Gambar: Google






        Indonesia tanah air beta
        Pusaka abadi nan jaya
        Indonesia sejak dulu kala
        Tetap di puja puja bangsa


           Indonesia Tanah Air Beta

          Ismail Marzuki


            Lebih dari 67 tahun sudah Indonesia meraih kemerdekaan. Pengorbanan untuk pencapaian hari ini sangatla besar. Dimulai ketika para pendahulu kita harus berupaya keras melawan para penjajah;Belanda, Inggris, Jepang, dan lainnya. Para pahlawan tanah  air rela memberikan semuanya, meski itu nyawa mereka sendiri hanya untuk satu tujuan, kemerdekaan. Bahkan, ketika Ir. Soekarno membacakan naskah proklamasi yang menandai telah berdirinya sebuah Negara baru–Indonesia terjadi kekacauan kembali ketika Belanda belum mau mengakui akan keberadaan Negara muda ini. Namun pada akhirnya, Belanda menyadari akan keteguhan rakyat Indonesia dalam mencapai satu tujuan bersama, satu harapan, satu hak yang sebelumnya belum pernah mereka rasakan, kemerdekaan. 
         Setelah pengakuan itu, Indonesia terus berkembang demi memajukan negara. Indonesia mulai membuat lembaga-lembaga pemerintah untuk mengatur negara. Dan dalam perjuangan itu, tidaklah semua berjalan mulus. Indonesia telah melampaui banyak masalah yang serius.
               Persoalan yang dihadapi oleh Indonesia sangatlah banyak, antara lain kemiskinan, keadilan yang runtuh, dan satu hal yang dari dulu sangat dibenci masyarakat Indonesia dari yang lain, yaitu KORUPSI.
                 Korupsi adalah memperkaya diri dengan mengambil hak-hak orang lain, atau bisa secara singkat bisa disebut mencuri. Mencuri apa? Mereka mencuri uang dari rakyat untuk kepentingan diri sendiri, yang mengakibatkan negara ini tidaklah makmur, yang pada dasarnya Indonesia sebenarnya sangat kaya untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Korupsi ini, menyebabkan keadilan serasa tidak adil lagi. Mereka telah mencuri uang yang begitu banyak, namun hukumannya tidaklah seberapa. Sedangkan rakyat keci, yang mencuri sandal jepit saja, diancam hukuman 5 tahun. Apakah ini yang disebut "kesamaan derajat di depan hukum"? Apakah ini yang disebut "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia"?
                 Selain kedua hal itu, korupsi mengakibatkan bannyak anak-anak yang putus sekolah akibat tidak adanya dana yang mereka miliki demi menuntut ilmu. Memang pemerintah memberikan BOS bagi yang memerlukan, namun bagaimana jika uang negara saja dikorupsi? Dengan banyaknya anak-anak bangsa yang putus sekolah, akan memberikan dampak sangat buruk untuk kemajuan bangsa kelak. Disaat warga asing berlomba-lomba mencari ilmu, Indonesia masih terpuruk akibat tidak adanya uang. Padahal, lihatlah. Tanah Indonesia bagaikan tanah emas. Lihat di Papua, banyak tambang emas disana. Namun kenapa tidak dimanfaatkan sebaik mungkin? Kenapa warga di Papua masih tertinggal dan miskin padahal mereka berdiri di atas harta karun?
                  Lalu bagaimana agar korupsi di Indonesia bisa dihentikan, padahal banyak pasal-pasal mengenai hukuman bagi para koruptor? Kenapa mereka masih saja berani? Apakah perlu kita seperti Cina, yang mengesahkan hukuman mati bagi siapa saja yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi? Apakah hanya dengan itu Indonesia bari bisa bebas dari koruptor? Jika memang, maka inilah satu-satunya jalan demi membebaskan Indonesia dari cengkraman korupsi.

     kulihat ibu pertiwi
     sedang bersusah hati
     air matamu berlinang
     mas intanmu terkenang
     hutan gunung sawah lautan
     simpanan kekayaan
     kini ibu sedang susah
     merintih dan berdoa
     kulihat ibu pertiwi
     kami datang berbakti
     lihatlah putra-putrimu
     menggembirakan ibu
     ibu kami tetap cinta
     putramu yang setia
     menjaga harta pusaka
     untuk nusa dan bangsa
                        Kulihat Ibu Pertiwi

6 comments:

Arif Aminudin mengatakan...

Bukane lomba yang ini blog harus baru ye??

Salsa Ghozali mengatakan...

hukum mati waeee

Ai Nuraida mengatakan...

@Arif: di ketentuannya gak dikatakan blog harus baru kok.. ??
@salsa: setuju banget!

Ngazuma Faila mengatakan...

bener aii -_-
hukum mati ae

nahya mengatakan...

setujuuuuuuu !!!:D

Arif Aminudin mengatakan...

Ada ya..

MAMPIR jga ya di http://speak-id.blogspot.com/

Recent Posts

Recent comments